Lenovo Tech World – Inovasi dan Kolaborasi dari Lenovo Untuk Industri Teknologi

IMG_20150528_120101

Lenovo baru saja menggelar acara konferensi global pertama mereka di Beijing, China. Sebuah konferensi yang juga memanfaatkan momen 10 tahun Lenovo mengakuisisi IBM. Pemilihan Beijing sebagai tempat konferensi ini juga bukan tanpa alasan, kota ini menjadi pilihan karena mengenang kota di mana mereka lahir. Mengambil tema “Innovation Never Stands Still”, Lenovo mengumumkan beberapa terobosan terbaru dengan menggandeng Microsoft, Baidu, dan Intel.

Dalam konferensi ini CEO dan Chairman Lenovo – Yang Yuanqing, mengungkapkan bahwa Lenovo ingin membangun ekosistem teknologi dunia. Yang Yuanqing juga menegaskan bahwa saat ini mereka memegang peranan penting dalam industri IT dengan menyediakan perangkat untuk pengguna, memberikan konektivitas yang cerdas, dan memfasilitasi perangkat penyimpanan agar tercipta user experience yang memuaskan.

Hadirnya 3 CEO lain dalam panggung menandakan kolaborasi teknologi yang Lenovo usung. Bersama Intel, Lenovo membuat terobosan dengan menyematkan kamera RealSense ke dalam tablet dan laptop. Kamera ini sendiri memiliki sensor canggih dengan kemampuan yang salah satunya bisa melakukan 3D scanning secara instan. Terhitung kini ada 8 perangkat Lenovo yang dilengkapi dengan teknologi kamera RealSense.

Sedangkan dengan Microsoft, Lenovo akan membuat pengguna perangkat memiliki asisten pribadi dengan mengintegrasikan REACHit dan Cortana pada perangkat tablet dan laptop mereka yang bersistem operasi Windows 10. Integrasi kedua software tersebut membuat pencarian manjadi lebih berkonteks. Tanpa perlu mengingat nama dokumen, kita hanya perlu memberi perintah suara untuk memanggil “kapan” dan “di mana” file tersebut dibuat.

Dalam bekerja sama dengan Baidu, Lenovo memperlihatkan bahwa mereka juga serius dengan teknologi Big Data. Baidu menghadirkan Artificial Inteligence di perangkat Lenovo. Robin Li sebagai CEO Baidu, mendemokan AI ini di Lenovo Tech World dengan cukup menarik, dia memilih sebuah gambar dan bertanya kepada AI sedang apa orang tersebut, apa yang dia pegang dalam gambar, dan baju warna apa yang digunakan. Ternyata AI tersebut mampu menjawab semua pertanyaan dengan benar.

Selain kolaborasi, Lenovo coba membumikan konsep inovasi yang mereka angkat dengan memamerkan wearable device (Smart Watch dan Smart Shoes), ponsel pintar yang bisa dipersonalisasi (Motomaker), serta terobosan terbaru di komputer (Thinkpad 10) dan server (Think Station). Ada juga Smart Cast, ponsel pintar yang memiliki virtual keyboard dan kemampuan seperti proyektor. Jika Smart Cast terwujud, inovasi ini akan semakin mempermudah pebisnis atau mahasiswa yang memiliki mobilitias tinggi.

Lenovo merangkum semua inovasi dan kolaborasi yang diumumkan dengan menghadirkan wajah baru. Kini logo “lenovo” bertransformasi menjadi “Lenovo” dengan berbagai warna yang mengartikan bahwa Lenovo semakin personal, engaging, dan konsumer-sentris. Langkah awal yang tepat oleh Lenovo karena jalur bernama inovasi akan baik jika dijejakkan dengan 3 makna tersebut.

*disclosure: penulis dibiayai akomodasi ke Beijing oleh Lenovo.

1 Comment

  1. Kalau nggak salah tahun ini atau tahun lalu ya, yg Lenovo menarik salah satu jenis laptopnya bedar-besaran karena ada semacam Malware, di acara ini ada klarifikasinya Mas?

Leave a Reply to Ahmed Tsar Cancel reply

Your email address will not be published.

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

© 2017 Agustaf.com

Theme by Anders NorénUp ↑