Sudah menjadi rahasia umum jika internet merupakan kebutuhan utama hampir di semua aktivitas. Bepergian dengan pesawat misalnya, kita pasti mengawalinya dengan browsing harga tiket yang sesuai kantong dan mencocokkan jadwal dengan waktu penerbangan yang tersedia. Kegiatan browsing ini sudah barang tentu menggunakan browser sebagai kendaraan utama berselancar mencari data.

Memilih browser yang tepat saat berselancar sama halnya dengan menentukan kendaraan yang ingin kita pakai sehari-harinya. Kita mempertimbangkan seberapa cepat kendaraan tersebut bisa berlari, berapa liter perbandingan konsumsi bahan bakar dengan jarak yang ditempuh, juga memilih desain interior dan eksterior dari kendaraan tersebut.

Bagaimana jika hal tersebut diimplementasikan dalam memilih browser?

Untuk browsing, kecepatan kendaraan kita ibaratkan jeda waktu saat kita membuka url web hingga laman terbuka. Sedangkan untuk perbandingan konsumsi bahan bakar pada kendaraan merupakan analogi lain dari konsumsi data dari browser. Pada bagian desain interior dan eksterior bisa kita bayangkan sebagai sebuah user interface dan user experience pada sebuah browser.

Sekarang coba kita intip perihal tersebut pada browser yang saya gunakan di smartphone Android saya saat ini, yaitu Opera Mini. Saya memilih Opera Mini karena kecepatan jadi ‘penawaran’ utama jika menggunakan browser ini. Memilih Opera Mini atas dasar kecepatan sangat mampu menolong untuk kesehatan jiwa di era seperti sekarang, setidaknya itu bagi saya.

Teknologi konsumsi data yang dimiliki Opera Mini merupakan salah satu kunci utama browser ini menjadi kendaraan yang cepat menuju halaman web yang kita inginkan. Istilah ini dalam browser atau dunia data biasa disebut kompresi. Selain bisa mempercepat, kompresi ini sangat bermanfaat untuk menghemat penggunaan paket data pada smartphone. Terakhir kali saya menghitung penghematan yang dilakukan Opera Mini, hasilnya sangat memuaskan. Harus saya akui bahwa teknologi yang ada di dalam Opera Mini  mampu membuat browser ini Hematnya Hebat.

Screenshot_2015-06-05-18-25-39

Hasil kompresi data yang saya lakukan pada Opera Mini 

Kendaraan cepat dan irit akan sempurna jika desainnya nyaman saat digunakan. Begitu juga dengan browser, UI dan UX jadi penentu kenyamanan berselancar. Saya cukup nyaman menggunakan Opera Mini ini karena user interface yang bersih dan mulus saat melakukan swipe dan scoll. Opera Mini juga menyediakan customized Speed Dial yang membuat kita memiliki semacam akses tol, menjadi lebih cepat untuk menuju laman yang ingin kita tuju.

Memilih bacaan lainnya juga tidak perlu bingung dan repot, Opera Mini membantu saya mendapatkan artikel menarik dengan fitur Discover yang dimiliki. Banyak konten di luar situs favorit saya yang sudah dikurasi dan disajikan secara menarik untuk bisa saya baca. Ada beberapa negara yang bisa kita pilih untuk dibaca beritanya. Selain negara, kita juga bisa memilih bidang mana yang ingin kita baca artikelnya.

Speed Dial dan Discover

 

Fitur Speed Dial dan Discover pada Opera Mini

Kalau punya kebiasaan browsing sebelum tidur, Opera Mini membantu sekali dengan fitur Night Mode. Fitur tersebut membuat saya tidak perlu lagi khawatir dengan kelelahan mata saat membaca situs bola dan teknologi favorit saya sebelum tidur. Ketika browsing dan menemukan gambar atau file yang menarik, Download Manager di Opera Mini membuat saya bisa menamakan nama file tersebut agar lebih mudah mencarinya lagi di lain waktu. Hal yang tidak saya temukan di mobile browser lainnya.

Night Mode Opera

Fitur Night Mode pada Opera Mini

Opera Mini tersedia secara gratis untuk semua jenis ponsel. Untuk smartphone Android seperti saya bisa download Opera Mini di Google Play Store atau laman resmi opera. Kabar baik untuk para pengguna Telkomsel karena ada paket khusus dengan harga terjangkau untuk 1 hari, 7 hari, atau 30 hari. Cukup dengan mengakses *363# dari ponsel lalu pilih ‘Opera Mini’ atau melalui Web Pass lalu pilih data plan yang sesuai dengan kebutuhan kita.